Sensasi Nikmatnya Berburu Kopi Liberika

Hallo para penikmat kopi, kali ini saya akan membahas tentang kopi Liberika atau Liberica. Selain kopi arabika dan robusta juga ada jenis kopi Liberika ini lho sob.

Mungkin kalian yang pernah mencoba sensasi kopi ini agak penasaran sekarang, darimana si asal kopi ini? Atau bagi kalian yang sama sekali tidak tahu tentang dunia kopi, ingin menambah pengetahuan tentang salah satu jenis kopi didunia. Oke kita mulai ya sob keterangannya.

Dimulai dari spesies tanaman kopi liberika, menurut kamus ensiklopedi nama ilmiah untuk kopi liberika adalah Coffea liberica var. Liberica. Kopi liberika ini memiliki ukuran buah yang sangat besar.

Bentuknya bulat sampai lonjong dengan panjang 18-30 mm. Diantara jenis kopi lainnya kopi liberika termasuk tanaman yang lebih besar dibanding tanaman kopi lainnya.

Walaupun buahnya cukup besar namun green roses meaning sifat basahnya lebih besar dibanding sifat keringnya sehingga penyusutan saat proses pengolahan sangat banyak.

Hal ini yang kurang disukai petani karena akan membutuhkan ongkos yang lebih besar tetapi hasil olahannya sangat sedikit. Berbeda dengan kopi lain, jika kopi arabika dan robusta hanya bisa tumbuh di dataran tinggi.

Kopi liberika ini juga dapat tumbuh di daerah tropis dengan ketinggian 400-600 meter diatas permukaan laut. Kopi ini dapat tumbuh di daerah yang tersinari matahari atau dibawah naungan pohon lain.

Jenis kopi liberika dapat tumbuh subur baik di tanah lempung bahkan berpasir dan sangat cocok hidup di daerah yang kering.

Liberika berasal dari nama di daerah Afrika Barat yang merupakan asal kopi Liberika ini ada. Kopi Liberika datang ke Indonesia pada abad ke-19 dibawa oleh Belanda untuk menggantikan kopi arabika yang terkena hama karat daun.

Tetapi, pada akhirnya pun kopi Liberika juga tidak tahan terhadap hama tersebut, dan digantilah dengan kopi robusta yang sampai saat ini merupakan kopi yang paling tahan terhadap hama.

Di indonesia, perkebunan kopi Liberika hanya ada di daerah Jambi dan Bengkulu, kopi tersebut kurang terkenal di Indonesia karena produksi kopi hanya terbatas di daerah itu saja. Petani-pun merasa kurang untung jika menanam kopi yang berasal dari daerah Afrika tersebut.

Kopi Liberika sebenarnya juga tidak kalah dengan kopi arabika dalam hal cita rasa. Banyak yang bilang bahwa kopi tersebut memiliki rasa seperti buah nangka, dan malah dibilang mirip dengan rasa kacang panjang.

Bahkan lebih lucu lagi, kopi ini dibilang mirip dengan rasa karedok atau makanan khas kota Jakarta. Mungkin banyak orang yang tidak menyukai rasa dari Kopi liberika ini, sebenarnya bukan kurang suka tetapi kurang kenal. Istilahnya seperti ‘tak kenal maka tak sayang’.

Kopi Liberika dapat menjadi potensi bisnis yang sangat bagus lho sob. Dimana di indonesia belum banyak petani yang membudidayakan tanaman kopi ini, apalagi kopi ini bisa tumbuh di daerah seperti Indonesia yang beriklim tropis.

Negara tetangga sangat demen sekali dengan kopi Liberika ini, artinya pasar untuk kopi Liberika masih banyak peluangnya. Tinggal tunggu apalagi guys, selain rasanya yang unik kopi ini juga sangat cocok untuk menambah penghasilan kita yang pasarnya sampai ke negeri tetangga.

Kalian juga bisa lebih memperkenalkan kopi ini ke orang Indonesia agar kopi Liberika semakin banyak diminati oleh pecinta kopi yang ada di Nusantara.

Sumber : Jual green coffee