Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria

Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria

Tidak lengkap rasa nya jika anda ke Alexandria belum berkunjung ke tempat yang satu ini. Tempat dimana di bangun di bekas mercusuar kuno mesir yang hancur karena gempa bumi. Berada di sebuah pulau bernama Pharos sekarang ini sudah tidak bias lagi di sebut pulau karena sudah tersambung dengan daratan. Adalah salah satu benteng pertahanan paling penting bukan hanya di Mesir tapi juga sepanjang pantai laut Mediterania. Dibangun untuk menghadapi serangan pasukan Ottoman Turki saat itu.

Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria
Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria

Benteng ini di bangun pada tahun 1477 masehi oleh Sultan Al- Ashraf Abou Alnasr Seif Eldin Qaitbay Alzahiry atau Sultan Qaitbay. Karena itu benteng ini di namakan sesuai dengan nama beliau. Pembangunan nya memakan waktu selama 2 tahun dan menghabis kan dana sekitar 1000 dinar.

Dinasti Mamluk kepemimpinan Sultan Al-Ashraf (Qaitbay) terkenal akan kekuatan militernya yang sanggup menahan dan menghancurkan serangan pasukan Mongol pada abad ke-13. Dan salah satu peninggalan Qaitbay adalah bentengnya di Alexandria. Bentengnya bewarna krem keputihan, anggun berdiri di tepian laut Mediteranian.

Qaitbay adalah sultan ke 18 dinasti Mah luk yg berkuasa antara tahun 1468 – 1496 masehi. Sebelum menjadi sultan, Qaitbay adalah seorang budak sebelum akhir nya di beli oleh Al- Ashraf Berbay dan di merdeka kan oleh Sultan Djaqmaq. Pernah menduduki posisi penting dintara nya sebagai panglima angkatan darat pada masa Sultan Tamar Bugha. Beliau di kenal sebagai pencetus ide proyek-proyek arsitektur besar di berbagai wilayah, di Mekkah, Madinah, Jerusalem, Damaskus, Allepo, termasuk Alexandria dan Kairo.

Karena benteng ini menjadi salah satu bangunan yg cukup penting dan strategis, maka setelah masa pemerintahan Qaitbay berakhir benteng ini masih di pelihara dgn baik. Termasuk ketika Ottoman Turki menguasai Mesir. Bahkan pada masa pemerintahan Muhammad Ali Pasha, benteng ini mendapat kan perhatian khusus. Di renovasi di beberapa bagian, serta melengkapi nya dgn senjata modern pada masa itu.

Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria
Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria

Pada Tahun 1882, benteng Qaitbay mengalami kerusakan serius. Yaitu ketika tentara Inggris membombardir Alexandria. Bagian utara & barat rusak parah karena ledakan meriam. Lalu pemerintah Mesir, di masa pemerintahan Raja Farouk (1904) merestorasi kembali bangunan ini & berdiri hingga saat ini.

Benteng Qaitbay ini terdiri dari 3 bagian utama. Dinding besar yg mengelilingi kompleks, dinding dlm dan bangunan utama yg berdiri tepat di bekas menara mercusuar. Memasuki gerbang, kita akan melalui dinding dlm yg berfungsi sebagai tempat menginap para tentara dan gudang amunisi. Di antara dinding dlm dgn bangunan utama terdapat halaman yg cukup luas dgn barisan meriam di kanan kirinya.

Bangunan utama berbentuk kubus dgn 4 menara pertahanan. Terdiri dari 3 lantai dgn tangga spiral. Terdapat lorong-lorong dgn garis lengkung yg indah dan kamar-kamar berukuran sekitar 2,5 x 3 meter di 4 penjuru. Sebagai tempat mengintai dan menyerang musuh. Dengan di lengkapi pula masjid di dalam nya. Di titik tertinggi, terdapat void setinggi 6 meter dilengkapi 2 lubang setinggi 3 meter menghadap ke arah kota Alexandria. Dari sini, kita bisa melihat view kota dan pelabuhan yg berada di sekitar benteng.

Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria
Menyusuri Keindahan Qaitbasy Citadel Alexandria

Hanya sekedar informasi tambahan, di sekitar benteng tersebut banyak sekali pemancing tradisional terutama saat sore hari. Pemandangan nya yang khas dan menjadi salah satu objek wisata menarik untuk mengabadikan dengan berfoto sungguh sangat menarik. Ada juga cafe jalanan yg di lengkapi dgn kursi-kursi yg menghadap ke laut Mediterania. Sambil menunggu sunset sembari menikmati Shay “Teh” dengan berlatar belakang kan benteng tua yang eksotis yang akan menjadi moment yang paling menakjubkan dan tidak akan terlupakan.

Lokasi benteng Qaitbay sangat mudah dicapai, banyak kendaraan umum yang menuju kesana. Aroma dan hembusan angin laut sudah tercium dari kejauhan. Di sepanjang jalan menuju benteng Qaitbay terdapat banyak penjual cendera mata, jenisnya beraneka ragam dari mulai hasil laut seperti kerang, miniatur benteng Qaitbay, kalung, sampai gantungan kunci. Jika melihat kearah laut terdapat beberapa orang yang sedang memancing dan berenang. Ada saja orang yang akan menawarkan jasa untuk naik ke perahu, tidak sedikit yang memaksa, jadi kalau tidak ada niat untuk naik perahu katakan saja shukran.

Hanya berjarak beberapa meter dari benteng di sebelah kanan jalan terdapat tempat akuarium yang menempat kan beraneka ragam jenis ikan, suasana di dalam begitu sejuk dengan tata letak akuarium yang teratur dan saling berhadap – hadapan. Sedangkan tepat di belakang benteng Qaitbay terdapat museum Ikan, museum ini menyimpan kerangka dari beberapa Ikan, fosil, terumbu karang dan jenis kerang – kerangan. Harga tiket masuk ke benteng Qaitbay untuk wisatawan asing sebesar 30 Le dan untuk mahasiswa sebesar 15 Le. Di buka untuk umum mulai pukul 9.00 pagi sampai pukul 16.00. Dilakukan Pemeriksaan barang bawaan hanya sekali saja, dan pemeriksaan tidak terlalu ketat seperti objek wisata lain yang ada di Mesir, tetapi banyak menempatkan penjaga di dalam benteng Qaitbay, mereka menggunakan seragam berwarna putih. Memasuki gerbang benteng Qaitbay sudah di sambut dengan jajaran delapan buah meriam, empat di kiri dan empat di kanan. Benteng Qaitbay terdiri dari tiga bagian utama, pertama adalah dinding besar yang mengelilingi komplek, dinding bagian dalam, dan bagunan utama. Beranda di lantai pertama ini menghubungkan ke ruangan tempat pengilingan biji-bijian untuk makanan para tentara, untuk mengiling biji – bijian dibantu dengan mengunakan hewan, ini terbukti dari bentuk bulat bangunan untuk ruangan. Masih di lantai pertama terdapat masjid yang hampir menempati separuh ruangan dari lantai pertama. Masjid ini merupakan yang tertua kedua di Alexandria pada masanya dengan mengikuti gaya Mamluk. Terdiri dari dua ruangan, ruangan pertama di khususkan untuk Syekh, dan ruangan lainnya untuk menyimpan barang – barang seperti lampu dan buku – buku.

Lantai kedua terdiri dari empat bagian dan terdapat lorong – lorong besar yang menarik, tempat ini digunakan untuk pertemuan antara pemimpin dan prajurit. Terdapat miniatur benteng Qaitbay yang diletakkan di kotak kaca, di Lantai dua juga terdapat lubang yang di letakkan di tengah yang mempunyai dua kegunaan, yang pertama adalah untuk menghubungkan lantai pertama dan kedua, sedangkan kegunaan kedua adalah untuk menuangkan minyak panas untuk para musuh.

Pada lantai ketiga dari benteng Qaitbay terdapat ruangan luas untuk Sultan yang memiliki dua jendela, ruangan yang menghadap halaman benteng dan dapat melihat langsung pelatihan oleh komando. Sedangkan disisi lain dari ruangan ini, Sultan dapat melihat kapal – kapal yang datang dari laut. Mungkin lantai tiga di khususkan untuk ruangan kamar, karena selain ruangan untuk Sultan terdapat beberapa ruangan kamar yang lebih kecil berukuran 2,5 x 3 meter di empat penjuru.

Benteng Qaitbay mempunyai halaman yang sangat luas, disisi kanan dan kiri terdapat beberapa kamar untuk prajurit, gudang, kamar mandi, dan ruang amunisi, sedangkan di samping benteng terdapat koridor yang membentang dari kiri dan kanan menara utama, di dalamnya terdapat ruangan tempat menyimpan senjata, bangunan ini dibangun dengan menggunakan bebatuan alami, Koridor ini merupakan bagian terpenting dari benteng Qaitbay.

Berjalan sedikit menanjak akan sampai pada bagian belakang dari benteng Qaitbay, pemandangan di sini tidak kalah indah dari bagian depan benteng, lokasi ini juga merupakan tempat favorit untuk berfoto, ternyata benteng Qaitbay masih terawat dengan baik, masih sama kondisinya ketika saya berkunjung dulu. Dan angin yang berhembus seakan menemani melihat hamparan laut Mediterania yang luas

Banyak sekali wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk berkunjung ke sini untuk melihat keindahan bangunan serta sejarah nya, mungkin anda setelah membaca artikel ini merasa tertarik anda bisa mengikuti program umroh plus mesir desember 2017. Dalam program itu anda tidak hanya berkunjung di satu tempat melainkan ke beberapa tempat bersejarah lainnya yang ada di mesir.