Tips memulai bisnis rental mobil

Usaha rental mobil merupakan salah satu bisnis yang menggiurkan secara finansial. Seorang pelaku rental mobil asal Jakarta mengatakan bahwa omzet perbulannya mencapai angka 7-10 juta rupiah. Sedangkan pelaku usaha yang lain yang berada di Bandung juga mengatakan hal yang sama untuk pendapatan omzetnya. Bayangkan jika anda mempuyai 10 mobil yang digunakan untuk rental, pasti pendapatan anda luar biasa.

Tapi jangan terlalu berharap terlalu tinggi, karena untuk inventaris 10 mobil. Maka jika anda membutuhkan 10 mobil berarti anda membutuhkan modal yang tidak sedikit. Pertama-tama ketika anda menggeluti bisnis ini, maka anda harus survei keadaan pasar yang sudah penuh sesak oleh pelaku usaha di bidang ini.

Jika anda memulainya dengan banyak inventaris mobil, langkah ini tidak bijak, dikarenakan pasti tidak semua mobil tersebut disewa sekaligus. Akan lebih baik jika anda inventaris terbatas, selain karena cara ini juga dapat membuat anda memulai usaha ini secara cepat, walaupun dengan modal yang sedikit dan terbatas.

Jika anda tertarik memulai bisnis mobil rental dengan modal yang tidak terlalu besar, kami akan memberikan solusi untuk anda, yang kami kumpulkan dari pelaku usaha mobil rental, berikut beberapa solusi sederhananya:

* Memilih mobil yang diminati pasar.

Kebanyakan konsumen mobil rental meminta mobil type Avanza atau Xenia. Karena keduanya dianggap memiliki daya tampung yang besar, lebih irit BBM serta kenyamanan yang cukup baik. Beberapa pilihan mobil lain seperti Granmax, Apv, atau Inova memang kerap ditawarkan oleh pelaku usaha rental mobil, tetapi tidak begitu menjadi pilihan utama konsumen. Harga sewa mobil ini pun tidak terlalu mahal, berkisar antara 300-4000 ribu per 24 jam.

* Menggunakan mobil baru.

Hindari penggunaan mobil bekas, karena biasanya perawatannya akan semakin besar dan mahal. Justru dengan anda menyiapkan mobil baru akan semakin menarik minat konsumen, dikarenakan suara mesin yang halus selain itu pihak asuransi cenderung tertarik untuk melindunginya dari pada mobil bekas.

* Hindari pembelian mobil secara cash.

Jangan memilih cara pembelian secar cash, kecuali modal anda besar, tetapi karena kita sedang membahas usaha rental mobil dengan modal yang tidak besar, maka lebih baik anda menghindari pembelian secar cash, dan alihkan dana tersebut untuk keperluan lain seperti perawatan mobil secara berkala, pergantian ban, dll.. Ada dua cara yang tepat mendapatkan mobil baru tanpa pembeliaan secara cash.

* Pembelian secara angsuran.

Anda bisa membeli mobil baru dari dealer, dengan cara kredit melalui via bank. Untuk dana DP yang dibutuhkan untuk membeli mobil baru didapatkan dari pendapatan sewa mobil lainnya. Kita asumsikan jika angsuran mobil anda selama 3 tahun, dengan nilai angsuran sebesar 4 juta per bulan, maka untuk mengangsur kredit mobil cukup 10 hari rental mobilnya, sisa pendapatan dari sewa pada hari selanjutnya akan menjadi pendapatan anda.

* Dengan menggunakan leasing.

Anda bisa menyewa kepada pemilik mobil baru tersebut, dan biasanya sistem leasing ini berjalan selama 3 tahun, dengan sewa per bulannya mencapai 3 juta. Dengan cara ini anda akan terbantu untuk mengupgrade mobil yang anda punya, karena posisi anda adalah penyewa bukan sebagai pemilik kendaraan tersebut.

  1. Menyiapkan sistem sewa.

Salah satu resiko terbesar dari usaha rental mobil adalah pencurian mobil. Untuk itu anda perlu dengan seksama dalam membentuk sistem sewa mobil, agar terhindar dari pencurian mobil walaupun yang menyewa meninggalkan ktp, sim, atau surat-surat berharga lainnya itu pun tak membantu . Salah satu cara untuk menghindari resiko tersebut, bisa dengan menanamkan GPS di dalam mobil,tentunya di tempat tersembunyi.

  1. Melakukan promosi.

Promosi merupakan aspek penting dalam setiap usaha , dan termasuk untuk rental mobil. Pertama-tama anda bisa promosi di pamflet, koran, media sosial. Dan jika perlu anda bekerja sama dengan pihak lain seperti hotel, penginapan, dll.,. Cara promosi ini sangat efektif dan tidak memakan banyak biaya.

Itu tadi beberapa tips yang tepat untuk memulai usaha rental mobil dengan modal tidak besar. Dan untuk memulai sebuah usaha tidak selalu harus memiliki modal besar.