Titik Nol KM Yogyakarta yang Tidak Pernah Sepi

Sebuah tempat yang tidak pernah mati di pusat Kota Yogyakarta salah satunya adalah berada di Titik No Kilometer. Di kawasan ini seakan kehidupan tidak pernah berhenti selalu ada orang yang datang dan menikmati suasana di kawasan ini baik pagi, siang, malam bahkan dini hari sekalipun. Mereka datang bergantian tanpa henti untuk membuat kawasan ini tetap hidup sepanjang hari dan sepanjang malam.

Banyak wisatawan yang mnegunjungi lokasi ini karena lokasi ini akan menjadi daya tarik tersendiri yang menarik wisatawan untuk menjadikan lokasi foto dan beristirahat dengan nyaman dan mungkin anda akan mengunjungi lokasi ini untuk menjadikan kenangan tersendiri. Kunjungi lokasi in dengan ikut memilih paket wisata Jogja yang akan anda pilih sesuai dengan kantong anda.

Titik Nol Kilometer merupakan sebuah titik dimana perhitungan jarak ke tempat lain berawal. Selain itu di titik ini pula wajah dari Kota Jogja tampak disini. Suasana Jogja yang semerawut namun tetap damai, suasana modern namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional dan bangunan-bangunan klasik berbaur dengan hingar-hingar keramaian kendaraan bermotor. Semuanya ada dan bisa disaksikan di kawasan ini.

Titik nol Kilometer terdapat di persimpangan Kantor Pos Besar. Lokasi ini sangat strategis karena berada pada pusat kota. Pada sisi barat daya perempatan terdapat Bank BNI 46, Kantor Pos Besar dan Bank Indonesia pada sisi tenggara, monumen serangan umum 1 maret pada sisi timur laut, serta Gedung Agung pada sisi barat laut. Berada di Titik Nol Kilometer akan serasa berada di Yogyakarta di masa lalu. Karena kawasan di sekitar Titik Nol Kilometer merupakan kawasan penting pada masa lalu hingga kini. Di perempatan ini terdapat bagunan-bangunan bergaya art deco yang menjadi landmark, seperti gedung Bank Indonesia, Gedung Bank Indonesia, dan Gedung Kantor Pos Besar.

Umumnya wisatawan yang datang ke kawasan ini adalah disaat senja hingga malam hari. Cahara remang-remang lampu jalanan membuat bangunan-bangunan tempo dulu tersebut tampak begitu indah. Selain menikmati pemandangan tersebut, wisatawan bisa bersantai dan duduk-duduk di kursi-kursi yang disediakan oleh pemerintah kota sembari menyaksikan kendaraan bermotor yang tiada henti berlalu-lalang di Jl. Malioboro. Pengunjung bisa juga berfoto dengan latar belakang bangunan-bangunan tersebut atau dapat berfoto dengan berbagai komunitas yang sedang berkumpul disana. Jika bersama anak kecil, wisatawan bisa berfoto dengan badut-badut yang memakai kostum tokoh-tokoh kartun anak-anak seperti Boboboy, Transformer, Upin-Ipun dan lainya.